Pendaftaran NUPTK Baru

Pendaftaran NUPTK Baru berikut saya posting untuk menjawab beberapa pertanyaan pada artikel cara pengajuan NUPTK Secara Online 2013 yang telah di posting sebelumnya. Semoga bisa membantu khususnya anda yang kemaren menanyakan bagaimana cara mendapatkan formulir bagi yang baru ingin mengajukan NUPTK.
cara pengajuan NUPTK Baru
Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
 
NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) adalah adalah nomor identitas yang bersifat nasional untuk seluruh PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan). NUPTK diberikan kepada seluruh PTK baik PNS maupun Non-PNS, dan baik dibawah binaan Kemdikbud maupun Kemenag. NUPTK sebagai Nomor Identitas resmi untuk keperluan identifikasi dalam berbagai pelaksanaan program dan kegiatan yang berkaitan dengna pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan.
 
Yang bisa mendapatkan  NUPTK adalah : Guru, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala TU, Staf TU, Laboran, Pustakawan, Penjaga/Pesuruh, Pengawas Sekolah yang memenuhi persyaratan. NUPTK terdiri dari 16 digit angka yang bersifat tetap. NUPTK seorang PTK tidak akan berubah meskipun yang bersangkutan telah berpindah tempat mengajar atau terjadi perubahan data periwayatan.
 
Persyaratan Mendapatkan NUPTK
1. Untuk PNS/CPNS yang dibuktikan dengan bukti SK Penetapan sebagai Guru/Pendidik untuk segera dilakukan proses pendataanberdasarkan bukti fisik pendukung.
 
2. Untuk Non PNS pendataan usulan baru dilakukan maksimal 2 (dua) kali dalam setahun (pada bulan Juni dan Desember menjelang awal semester) dengan syarat : Minimal telah memiliki masa kerja 2 tahun yang dibuktikan dengan SK Penugasan dari lembaga yang berwenang.
 
Cara Daftar Untuk Mendapatkan NUPTK (baru)
Pihak sekolah atau PTK melakukan proses pengajuan data yang bersangkutan secara online melalui kantor Dinas Pendidikan kabupaten/kota masing-masing. Data pengajuan NUPTK dinyatakan valid setelah berkas PTK (hard copy) diserahkan dan diterima  Operator Pendataan NUPTK Dinas Pendidikan kabupaten/kota.
 
Berkas-berkas yang harus dilengkapi untuk pendaftaran NUPTK Baru:
1. Instrumen NUPTK
2. SK. Awal / SK Akhir (GTT/GTY, SK Yayasan/SK Bupati)
3. SK. Pembagian Tugas dari sekolah
4. Surat Keterangan Aktif Melaksanakan Tugas
5. Ijazah terakhir
 
Setelah bekas telah terpenuhi, dibawa ke Dinas Pendidikan kabupaten/kota untuk diserahkan kepada Operator Pendataan NUPTK. Setiap daerah mungkin saja berbeda urutan atau berkas untuk pendaftran NUPTK baru.  Proses cara mendapatkan NUPTK Baru ini adalah cara lama, untuk lebih jelasnya silahkan tunggu Proses Pengajuan NUPTK baru bagi PTK yang belum memilikinya yang akan dibuka mulai hari Senin tanggal 24 Juni 2013. Syarat dan ketentuan pengajuan NUPTK baru dimaksud akan diinformasikan dalam waktu dekat di situs http://padamu.kemdikbud.go.id.
 

Terimakasih sudah membaca Pendaftaran NUPTK Baru Semoga Bermanfaat…

http://www.mjumani.net/2013/06/pendaftaran-nuptk-baru.html

Ditulis dalam Sosiologi

Tips Memilih Perguruan Tinggi (Universitas)

Mungkin sebagian dari lulusan sudah mempunyai planing universitas dan program studi yang akan dipilihnya, namun sebagian lagi masih terasa kebingungan untuk menentukan pilihannya. Hal ini sangatlah wajar, karena pada fase ini bisa menjadi penentu di masa depan.

Untuk itu sebelum memilih Perguruan Tinggi (Universitas), ada 5 hal berikut ini yang perlu diperhatikan oleh para calon mahasiswa/mahasiswi:

  1. Keinginan / Minat
    Dalam memilih Universitas dan program studi, hal yang paling utama adalah sesuai dengan keinginan atau minat. Coba dalami diri sendiri untuk menggali minat, agar tidak terjadi salah pilih. Seperti yang sudah saya sebutkan diatas, bahwa kesalahan memilih Universitas dan program studi akan membuat kita tidak enjoy dalam menjalani masa studi. Jika masih bingung akan minat diri sendiri, silahkan baca artikel Pengaruh Kepribadian Terhadap Bidang Pekerjaan, siapa tahu bisa membantu dalam menentukan pilihan.
  2. Biaya Studi
    Setiap calon mahasiswa/mahasiswi pasti menginginkan bisa masuk ke Universitas favorit yang memiliki program studi sesuai minatnya, namun terbentur masalah biaya karena kondisi finansial orang tua yang tak mencukupi. Karena dalam menmpuh studi ke Perguruan Tinggi tentu ada biaya seperti uang gedung dan SPP, semakin favorit sebuah Universitas biasanya semakin tinggi pula biayanya. Itu belum jika ada tugas membuat makalah, seminar dan praktikum, yang tentunya akan membutuhkan biaya tambahan. Alangkah bijaksananya jika calon mahasiswa/mahasiswi menyesuaikan hal ini, agar tidak semakin membuat beban orang tua menjadi berat.
  3. Lokasi / Tempat
    Semakin jauh jarak lokasi tempat studi dengan tempat tinggal si calon mahasiswa/mahasiswi tentu akan berpengaruh terhadap biaya hidupnya. Biaya hidup ini termasuk transportasi, kost, makan, minum dan kebutuhan lainnya. Berpisah dengan orang tua memang akan dapat menempa kemandirian seseorang, namun perlu disadari juga bahwa orang tua juga perlu mengeluarkan biaya lain selain biaya hidup mereka sendiri. Jika kampus berada di luar kota dan ditempuh dengan cara pulang-pergi setiap hari, tentulah akan sangat melelahkan yang akan mempengaruhi konsentrasi belajar-nya.
  4. Reputasi Universitas
    Mencari tahu informasi Universitas yang akan dimasuki akan lebih membantu dalam menentukan pilihan. Informasi ini bisa dilihat dari brosur-brosur pendidikan, wikipedia atau lewat web resmi yang dimiliki tiap Universitas. Pelajarilah program studi yang disediakan, kondisi kampus, sarana dan prasarana serta status Universitas tersebut. Mencari informasi ini diperlukan, baik dalam memilih Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta.
  5. Prospek ke Depan
    Sudah menjadi alasan yang umum jika meneruskan jenjang pendidikan ke Perguruan Tinggi adalah sebagai sarana agar bisa mendapatkan posisi atau jabatan yang lebih tinggi saat bekerja nanti. Dan keahlian yang paling dibutuhkan perusahaan biasanya akan menjadi program studi paling favorit. Namun yang perlu disadari bahwa pada program studi favorit pasti peminat dan jumlah siswanya sangat banyak, sementara lapangan pekerjaan yang tersedia tidak cukup memadai. Dalam hal ini akan membutuhkan kejelian calon mahasiswa/mahasiswi dalam memilih program studi yang akan diambil. Saat ini tidak sedikit lulusan Perguruan Tinggi favorit yang memilih prgoram studi favorit malah menganggur karena kalah dalam bersaing.

Demikianlah 5 hal yang perlu diperhatikan oleh seorang calon mahasiswa/mahasiswi dalam memutuskan pilihan Perguruan Tinggi dan program studi yang akan diambilnya. Namun yang paling penting yang harus dimiliki adalah Niat. Jika niat sudah besar ditambah tekad yang bulat, meskipun ada kendala apapun (termasuk biaya), maka orang tersebut akan berusaha mencari solusi untuk bisa masuk ke Perguruan Tinggi pilihannya. Selamat berjuang untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Ditulis dalam Sosiologi
Kalender
Desember 2016
S S R K J S M
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya