Sosiologi (Masyarakat dalam Perspektif Sosiologi)


BAB IV . MASYARAKAT MULTIKULTURAL

 A.     Masyarakat dalam Perspektif Sosiologi

1.      Pengertian Masyarakat

a.      Emile Durkheim

Masyarakat adalah suatu kenyataan objektif individu-individu yang merupakan anggotanya.

b.      Karl Marx

Masyarakat adalah suatu struktur yang menderita ketegangan organisasi ataupun perkembangan karena adanya pertentangan antara kelompok-kelompok yang terpecah secara ekonomis.

c.       Max Weber

Masyarakat adalah suatu struktur atau aksi yang pada pokoknya ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.

d.      Selo Soemardjan

Masyarakat merupakan orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan.

Menurut Marion Levy, ada empat kriteria yang perlu dipenuhi agar suatu kelompok dapat disebut masyarakat. Yaitu:

  1. Kemampuan bertahan yang melebihi masa hidup anggotanya.
  2. Perekrutan seluruh atau sebagian anggotanya melalui reproduksi atau kelahiran.
  3. Adanya sistem tindakan utama.
  4. Kesetiaan pada suatu sistem tindakan utama secara bersama-sama.

2.       Unsur-Unsur Masyarakat

Menurut Soerjono Soekanto, unsur-unsur dalam suatu masyarakat dapat diuraikan sebagai berikut.

  1. Terdapat sekurang-kurangnya dua orang manusia yang hidup bersama.
  2. Mereka berhubungan dalam waktu yang cukup lama.
  3. Mereka sadar bahwa mereka merupakan suatu kesatuan.
  4. Mereka merupakan suatu sistem hidup bersama.

Charles P. Loomis, mengemukakan bahwa masyarakat sebagai suatu sistem sosial memiliki sejumlah unsur, di antaranya sebagai berikut.

Kepercayaan dan Pengetahuan

Perilaku anggota masyarakat sangat dipengaruhi oleh hal yang mereka yakini dan ketahui  tentang kebenaran, sistem religi, serta cara-cara penyembahan pada Yang Maha Kuasa.

Perasaan

Perasaan adalah keadaan jiwa manusia yang berkenaan dengan situasi alam sekitarnya, termasuk sesama manusia.

Tujuan

Tujuan adalah hasil akhir atas suatu tindakan dan perilaku seseorang yang harus dicapai, baik melalui perubahan-perubahan maupun dengan cara mempertahankan suatu keadaan yang sudah mantap.

Kedudukan dan Peran

Kedudukan adalah posisi seseorang secara umum pada masyarakat dalam hubungan dengan orang lain. Peran ialah perilaku yang diharapkan dari seseorang sesuai dengan statusnya.

Kaidah / Norma

Kaidah/norma merupakan pedoman tentang perilaku yang diharapkan atau pantas menurut kelompok atau masyarakat.

Tingkat/Pangkat

Tingkat/pangkat seseorang dalam masyarakat terkait dengan hak dan kewajiban tertentu. Tingkat/pangkat diperoleh setelah melalui penilaian terhadap perilaku seseorang.

Kekuasaan

Kekuasaan adalah setiap kemampuan untuk mempengaruhi orang lain. Kekuasaan melalui pewarisan atau pemilihan.

Sanksi

Sanksi merupakan suatu bentuk ganjaran yang diperoleh seseorang karena perilakunya. Sanksi dapat berupa reward atau punishment.

Fasilitas (Sarana)

Fasilitas (sarana) adalah semua bentuk cara, metode, dan benda-benda yang digunakan manusia untuk mencapai tujuan.

3.      Realitas Sosial Budaya dalam Masyarakat

Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah hubungan dan pengaruh timbal balik antarindividu, antara individu dan kelompok, dan antarkelompok.

Status dan Peran

Status adalah posisi seseorang secara umum pada masyarakat dalam hubungannya dengan orang lain. Peran merupakan perilaku yang diharapkan dari seseorang sesuai dengan statusnya. Peran merupakan aspek masyarakat yang kurang lebih bersifat dinamis.

Nilai

Nilai adalah sesuatu yang baik yang diinginkan, dicita-citakn, dan di anggap penting oleh warga masyarakat. Pergeseran nilai akan mempengaruhi kebiasaan dan tata kelakuan.

Norma

Norma merupakan wujud konkret dari nilai sosial, ketentuan yang berisi perintah maupun larangan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama. Norma dibuat untuk melaksanakan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat yang dianggap baik dan benar.

Lembaga Sosial/Pranata Sosial

Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, lembaga adalah sistem hubungan sosial yang terorganisasi yang mewujudkan nilai-nilai dan tata cara umum tertentu dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Lembaga merupakan suatu sistem untuk mencapai suatu tujuan yang oleh masyarakat dianggap penting. Contoh lembaga sosial dalam masyarakat adalah lembaga agama, pendidikan, keluarga, dan politik.

Sosialisasi

Sosialisasi merupakan proses individu belajar berinteraksi ditengah-tengah masyarakat.

Perilaku Menyimpang

Perilaku menyimpang merupakan bentuk perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku.

Pengendalian Sosial

Usaha yang dilakukan agar masyarakat berperilaku sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku disebut pengandalian sosial.

Proses Sosial

Proses sosial merupakan proses interaksi dan komunikasi antarkomponen masyarakat dari waktu ke waktu hingga mewujudkan suatu perubahan.

Perubahan Sosial Budaya

Perubahan sosial budaya adalah perubahan struktur sosial dan budaya akibat adanya ketidaksesuaian di antara unsur-unsurnya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender
Desember 2016
S S R K J S M
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Kategori

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 5 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: